Kamis, 30 Juli 2020
KETENTUAN UMUM SHOLAT IDUL ADHA BAGI JEMAAH DI MASA PANDEMI
Selasa, 28 Juli 2020
Apasih Fungsi Bank Syariah itu?
Shalat Dhuha Kunci Pintu Rezeki?
Senin, 27 Juli 2020
Sosialisasi dan Edukasi terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ditengah wabah covid-19. Desa Aek Batu.
cara berdagang ala rasulullah saw
Minggu, 26 Juli 2020
Berbincang dengan anak tentang virus corona
Assalaamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Hi semuanyaa
Nah kali ini kita masih membahas tentang virus corona yah, salah satunya gimana sih cara berbincang tentang virus tersebut kepada anak-anak yang notaben nya mereka masih belum paham .
Wabah corona sangat mungkin membuat masyarakat panik. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun rentan terkena virus corona.
Anak-anak mungkin kesulitan memahami seputar virus corona di media massa, media sosial, TV, maupun informasi dari orang lain. Oleh karena itu, anak-anak bisa sangat rentan menjadi cemas, stres dan sedih di situasi saat ini.
Tetapi berdiskusi terbuka dengan anak-anak Anda dapat membantu mereka memahami, mengatasi, dan bahkan memberikan kontribusi positif bagi orang lain.
Nah, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk berbincang kepada anak tentang apa sih virus corona tersebut dan bagaimana itu bisa terjadi
Pertama, jangan takut untuk membicarakan virus corona tersebut kepada anak-anak, karena sebagian besar anak sudah mendengar atau melihat orang memakai masker, jadi ini kesempatan bagi kita untuk memberi informasi dan menentukan sikap
Kedua, jelaskan sesuai usianya, seperti menjawab pertanyaan mereka dan tidak memberi informasi terlalu banyak yang dapat membingungkan mereka
Ketiga, biarkan mereka mengutarakan kekhawatiran, terbukalah dan ajak mereka berdiskusi tentang hal- jal yang mereka dengar diluar, dan juga tentang perasaan mereka.
Keempat, fokus pada ham yang dapat mereka lakukan agar tetap aman, bantu anak merasa mampu dengan mengajari mereka hal- hal yang dapat dilakukan untuk tetap aman, tunjukkan cara mencuci tangan dengan benar dan cara bersin yangbaik.
Kelima, patuhi rutinitas, sekolah mungkin ditutup, jadi anda daoat mengatur agar hari anak anda terstruktur, buat dan patuhi jadwal makan, belajar dan bermain.
Keenam, kelola kecemasan anda. saat anda merasa cemas, luanhlan waktu untuk menenangkan diri sebelum mencoba melakukan percakapan atau menjawab pertanyaan anak anda.
Nah, itu dia cara yang bisa digunakan untuk berbincang dengan anak tentang virus corona tersebut.
Semoga bermanfaat yah
Tetap jaga kesehatan, makan yang cukup, tidur yang teratur dan berkegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.
Wassalaamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
GITA MAHARANI
#kkldriaianpadangsidimpuan
7 langkah dalam mencegah penyebaran virus covid19
Keutamaan Puasa Arafah
Semoga kita dalam keadaan sehat walafiat dan dalam lindungan allah.
Saya Arbaiyah siregar prodi perbankan syariah di IAIN Padabgsidempuan.Sebagaimana kita sedang memasuki Bulan Dzulhijjah pada saat sekarang ini dan berikut ini saya akan menjelaskan sedikit "Keutamaan Puasa Arafah" dengan tujuan untuk memperlancar kegiatan KKL-DR saya.
Nahh..Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah puasa Arafah, pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun. Puasa ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.
Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)
Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata, “Adapun hukum Puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”
Ibnu Muflih dalam Al Furu’ -yang merupakan kitab Hanabilah- (3: 108) mengatakan, “Disunnahkan melaksanakan puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah, lebih-lebih lagi puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah. Demikian disepakati oleh para ulama.
Adapun orang yang berhaji tidak disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah.
عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ
“Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, ‘Beliau berpuasa.’ Sebagian lainnya mengatakan, ‘Beliau tidak berpuasa.’ Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” (HR. Bukhari no. 1988 dan Muslim no. 1123).
عَنْ مَيْمُونَةَ – رضى الله عنها – أَنَّ النَّاسَ شَكُّوا فِى صِيَامِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ عَرَفَةَ ، فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِحِلاَبٍ وَهْوَ وَاقِفٌ فِى الْمَوْقِفِ ، فَشَرِبَ مِنْهُ ، وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ
“Dari Maimunah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari no. 1989 dan Muslim no. 1124).
Mengenai pengampunan dosa dari puasa Arafah para ulama berselisih pendapat. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dosa kecil. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51) Sedangkan jika melihat dari penjelasan Ibnu Taimiyah rahimahullah, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).
Setelah kita mengetahui hal ini, tinggal yang penting prakteknya. Juga jika risalah sederhana ini bisa disampaikan pada keluarga dan saudara kita yang lain, itu lebih baik. Biar kita dapat pahala, juga dapat pahala karena telah mengajak orang lain berbuat baik. “Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah (harta amat berharga di masa silam, pen).” (Muttafaqun ‘alaih). “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim).
Semoga allah beri kesehatan dalam umur dan diberi kesempatan untuk beramal shaleh. Terimakasih...
Semoga Bermanfaat
#kkldriainpadangsidempuan2020
DPL: DAMRI BATUBARA.M,A
6 Amalan Utama 10 Hari bulan Dzulhijjah
Jumat, 24 Juli 2020
CARA MENGAJARI ANAK BELAJAR AL-QUR'AN SEJAK USIA DINI
Kamis, 23 Juli 2020
Jurnal.pengenalan layanan ATM terhadap kepuasan nasabah.
Rabu, 22 Juli 2020
Memberikan Pendidikan Agama Kepada Anak Sejak Usia Dini
Senin, 20 Juli 2020
CARA MEMAKAI MASKER YANG BENAR
Sabtu, 18 Juli 2020
Hidup Sehat Menangkal Corona
Jumat, 17 Juli 2020
KEBERSIHAN DI LINGKUNGAN KANTOR DESA AEK BATU
Kamis, 16 Juli 2020
kebersihan lingkungan kantor desa aek batu
sosialisasi mencegah penyebaran virus corona
PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN SOCIAL DISTANCING
Bunga vs Bagi Hasil
Bunga vs bagi hasil Berbicara mengenai perbankan kita pasti pernah mendengar istilah bunga dan bagi hasil (margin) pada Bank Konvensional da...
-
Pada dasarnya pemakaian masker sangat penting digunakan bagi orang yang sakit (demam/batuk/bersin) atau mereka yang merawat o...
-
Pernikahan merupakan salah satu hal penting bagi manusia dalam perjalanan hidup dan pernikahan menjadi bagian dari sunnah Nabi M...
-
Ditengah kehidupan kita saat ini, dunia sedang menghadapi tantangan yang sangat serius karena pandemi COVID-19 dan hal ini sangat mempengaru...

