Pada dasarnya pemakaian masker sangat penting digunakan bagi orang yang sakit (demam/batuk/bersin) atau mereka yang merawat orang yang sakit. Maka, WHO merilis tentang panduan baru penggunaan masker yang baik dan berlaku selama pandemi COVID-19.
Oganisasi Kesehatan dunia (WHO) merilis aturan terbaru perihal penggunaan masker yang benar. Dan berdasarkan studi yang dilakukan oleh WHO, mereka menyimpulkan penggunaan masker dan jaga jarak dapat mengurangi risiko penularan COVID-19 mencapai 85%.
Dalam panduan terbaru dijelaskan siapa saja yang harus menggunakan masker, kapan masker harus dipakai, dan terbuat dari apa masker itu.
Tenaga kesehatan, orang sakit dan orang yang merawat orang sakit menggunakan masker medis. Orang sehat menggunakan masker kain.
Berikut panduan cara menggunakan masker yang benar:
-Sebelum memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir (minimal 20 detik) atau menggunakan handsenitaizer.
-Pakai masker untuk menutupi mulut, hidung, dagu dan pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker.
-Hindari menyentuh masker saat digunakan.
-Ganti masker yang basah atau lembab dengan masker yang baru. Masker medis hanya satu kali pakai, sedangkan masker kain dapat digunakan berulang kali.
-Untuk membuka masker, lepaskan dari belakang. Jangan sentuh bagian depan masker, untuk masker sekali pakai buang segara ke tong sampah tertutup dan untuk masker kain segera cuci dengan diterjen.
Apabila ingin mengganti masker yang baru harus menggikuti panduan seperti di atas.
Nama: Trika Sulistiya
NIM : 1740200062
Ohhhhhhhhhh
BalasHapusUhuyy
BalasHapusMakasih infonya
BalasHapusMantap, semangat trika
BalasHapus💪
BalasHapusSemangat semua 😁😁
BalasHapus