Selasa, 04 Agustus 2020

Mari Menganal Konsep Dasar Ilmu Ekonomi Islam

KONSEP DASAR ILMU EKONOMI ISLAM
Ilmu Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia yang perilakunya diatur berdasarkan aturan agama Islam dan didasari dengan tauhid sebagaimana dirangkum dalam rukun iman dan rukun Islam.
Perilaku manusia yang dimaksudkan disini berkaitan dengan landasan-landasan syariat sebagai panduan atau rujukan dalam berperilaku dan kecenderungan dari fitrah seorang manusia.

Berikut beberapa pendapat para ahli mengenai definisi Ilmu Ekonomi Islam;
-M.A. Mannan, "ilmu ekonomi islam adalah suatu ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari permasalahan ekonomi dari orang-orang memiliki nilai-nilai Islam."
-M. Akram Kahn, "ilmu ekonomi islam bertujuan mempelajari kesejahteraab manusia (falah) yang dicapai dengan mengoranisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama dan partisipasi."
-Louis Cantori, "ilmu ekonomi islam tidak lain merupakan upaya untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berorientasi manusia dan berorientasi masyarakat yang menolak akses individualisme dalam ilmu ekonomi klasik."

RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI ISLAM
Ruang lingkup ekonomi islam lebih menekankan pada penerapan dan analisa ekonomi islam itu sendiri, diantaranya:
-Penghilang unsur riba
-Penghilang unsur gharar, judi dan lain-lain
-Moral
-Sosial, budaya, politik dan sejarah ekonomi

Tujuan Ilmu Ekonomi Islam menurut Chapra yang dikutip dari pendapat Al-Ghazali (w.505/1111) adalah merealisasikan maqhasid syariah, yaitu tercapainya kesejahteraan manusia yang terletak pada perlindungan terhadap :
1. Agama (ad-diin)
2. Diri (nafs)
3. Akal ('aql)
4. Keturunan (nasl)
5. Harta Benda (maal)

2 komentar:

Bunga vs Bagi Hasil

Bunga vs bagi hasil Berbicara mengenai perbankan kita pasti pernah mendengar istilah bunga dan bagi hasil (margin) pada Bank Konvensional da...